Untuk sebuah applikasi berbasis web, data adalah suatu hal yang penting! Jadi yang namanya backup data itu harus punya. Untuk mem-backup secara manual MySql database bisa menggunakan yang namanya mysqldump. Nah, tetapi kalau tiap hari harus melakukan backup manual bisa repot kan? Untungnya di Operating Sistem linux ada yang namanya crontab, yang berfungsi untuk menjadwalkan tugas/eksekusi applikasi pada waktu yang sudah ditentukan.

Tutorial Otomatis Backup MySql Database Dengan mysqldump


Kali ini saya akan coba berbagi ilmu untuk membackup MySql dangan mysqldump dan kemudian dijadwalkan backup secara otomatis sehari sekali dengan menggunakan crontab. Untuk langkah - langkahnya adalah sebagai berikut :

    Screenshot-mysqldump
    1. 1.buat script mysqldump yang akan digunakan untuk membackup MySql databasenya nanti, files keluaran mysqldump yang diharapkan akan berformat :
      db_catperku_year_month_date.sql.gz

    2. Untuk script backup MySql databasenya kira - kira seperti ini :
      mysqldump -u root -p(ganti-dengan-password-database) -h 127.0.0.1 (ganti-dengan-database-yang-mau-dibackup) | gzip > db_dbname_`date '+%F'`.sql.gz

      Keterangan : user yang digunakan dalam bash shell command mysqldump kali ini adalah root, bisa diganti sesuai kebutuhan. Sedangkan yang perlu diperhatikan adalah bagian (ganti-dengan-password-database) dan (ganti-dengan-database-yang-mau-dibackup) , pastikan kedua bagian itu diganti dengan password dan username database anda.

    3. Test script yang sudah dibuat, pastikan script mysqldump bisa dijalankan sebelum ditambahkan ke dalam crontab.

      Kalau scrip mysqldump sudah bisa menghasilkan keluaran seperti yang diharapkan sebelumnya, maka tinggal memembuat crontab mysqldump.

    4. Command yang ada di crontab ini nantinya akan dieksekusi secara periodik oleh cron daemon. Untuk konfigurasi dasar crontab adalah sebagai berikut :

      EntryDeskripsiSebanding
      @yearly (or @annually)Dijalankan sekali setahun, setelah tengah malam (00:00) Januari tanggal 10 0 1 1 *
      @monthlyDijalankan sekali sebulan, setelah tengah malam (00:00) pada awal bulan0 0 1 * *
      @weeklyDijalankan sekali seminggu, setelah tengah malam (00:00) pada hari minggu0 0 * * 0
      @dailyDijalankan sekali sehari tiap tengah malam (00:00)0 0 * * *
      @hourlyDijalankan setiap jam0 * * * *
      @rebootDijalankan pada sistem start@reboot

    5. Untuk kali ini saya script mysqldump akan dijalankan untuk backup MySql database sehari sekali, sehingga scriptnya akan sebagai berikut.
      00 00 * * * /usr/bin/mysqldump -u root -(ganti-dengan-password-database) -h 127.0.0.1 (ganti-dengan-database-yang-mau-dibackup) | gzip > db_dbname_`date '+%F'`.sql.gz

    6. Cara membuat crontabnya adalah dengan mengetikkan command in ke bash shell command :
      crontab -e

    7. Text editor vi akan terbuka secara otomatis, masukkan script bash shell command yang tadi :
      00 00 * * * /usr/bin/mysqldump -u root -(ganti-dengan-password-database) -h 127.0.0.1 (ganti-dengan-database-yang-mau-dibackup) | gzip > db_dbname_`date '+%F'`.sql.gz

      Simpan file pada Text editor vi setelah selesai, script mysqldump akan dijalankan setiap hari oleh cron daemon.

    8. Pilihan opsional jika ingin mudah backup manual, simpan script mysqldump untuk backup MySql database kedalam sebuah script shell. misal backupsekarang.sh , caranya jalankan command ini di bash shell command:
      vi backupsekarang.sh

      Masukkan script ini :
      mysqldump -u root -p12345 -h 127.0.0.1 catperku_blog | gzip > db_catperku_`date '+%F'`.sql.gz

      Simpan backupsekarang.sh, dan chmod ke 755 agar bisa dieksekusi
      chmod 755 backupsekarang.sh

      Untuk menjalankan backupsekarang.sh caranya adalah sebagai berikut :
      ./backupsekarang.sh

Nah! Mudah sekali bukan! Selamat Mencoba :)

Dan sekarang, Tutorial Membuat VPS Web Server-nya


Sebelum membaca tutorial ini lebih lanjut ada baiknya membaca dulu bagian sebelumnya : Membuat VPS Web Server Di Cent OS Dengan Webuzo LAMP Stack, agar tidak semakin pusing membaca tutorial yang satu ini :D. Selain itu, pembaca tutorial ini diharapkan sudah sedikit mengerti tentang bash shell command nya Linux.

1. Tutorial Membuat VPS Web Server : Install Cent OS 6.3


Untuk instalasi Cent OS 6.3 nya tidak akan saya bahas detail di tutorial membuat VPS Web Server ini. Soalnya, kebanyakan kontrol panel VPS sudah menyediakan template operating sistem yang bisa di install dengan sekali klik.

Tetapi mungkin saja ada applikasi yang perlu di install setelah sistem operasi Cent OS 6.3 sudah siap dan root akses sudah didapatkan, misalnya perlunya applikasi wget untuk mendownload menggunakan bash shell command. Atau untuk download text editor lain jika kurang suka menggunakan vi text editor.

Saya sendiri sih sudah cukup menggunakan vi text editor, hanya menambahkan wget karena belum terinstall secara default di Cent OS 6.3. cara installnya adalah dengan mengetikkan bash shell command seperti ini  :
yum install wget

Wget ini adalah applikasi download manager favorit saya di linux, mirip seperti download manager lain, tetapi wget dijalankan di bash shell command.

2. Tutorial Membuat VPS Web Server : Download Dan Install Webuzo Lamp Stack.


Setelah persiapan operating sistem Cent OS 6.3 selesai, langkah di tutorial membuat VPS Web Server selanjutnya adalah melakukan instalasi Webuzo LAMP stack. Proses Instalasi Webuzo ini sangatlah mudah dan cepat, hanya beberapa baris bash shel command saja. Selanjutnya tinggal menunggu instalasi selesai saja.

  1. Pertama, download script install untuk Cent OS 6.3 di website Webuzo dengan menggunakan wget.
    wget http://files.webuzo.com/install.sh

  2. Lakukan chmod pada install.sh agar mendapat permission untuk di eksekusi.
    chmod 0755 install.sh

  3. jalankan bash shell command ini :
    ./install.sh

  4. Instalasi selesai, dan admin panel bisa bisa di akses disini :
    http://example-domain.com:2004
Tutorial Membuat VPS Web Server : Proses Instalasi Webuzo LAMP Stack yang sudah selesai.

3. Tutorial Membuat VPS Web Server : Instalasi Administrasi Webuzo Berbasis Web


 Tutorial Membuat VPS Web Server : Instalasi Administrasi Webuzo Berbasis Web (untuk versi terbaru ada field Username *lupa ambil screenshot*)
  1. Setelah proses instalasi di bash shell command selesai, buka alamat dibawah ini untuk mulai instalasi bagian admin dan control panel webuzo yang berbasis web , ganti example-domain.com dengan domain atau IP adress server anda :
    http://example-domain.com:2004

  2. Alamat tadi akan membawa kepada halaman instalasi admin dan control panel Webuzo.

    Isi text box sesuai dengan instruksi *belajar bahasa inggris ya* untuk domain jika belum ada atau belum siap, bisa diganti dengan IP adress server, nanti bisa di ganti. Terus Name Server bisa ngasal dulu, nanti bisa diganti juga. *penulis belum paham juga kegunaan atau cara make Name Server buatan Webuzo ini, sekarang sih masih make dns server gratisan yang disediain pennyedia domain. ada yang tahu gimana cara menggunakannya?*

  3. Setelah instalasi Webuzo web admin dan control panel selesai, keduanya bisa diakses di :
    https://IP-Anda:2005/ //(Admin Panel Secure HTTPS)

    http://IP-Anda:2004/ //(Admin Panel HTTP)

    https://IP-Anda:2003/ //(End User Control Panel HTTPS)

    http://IP-Anda:2002/ //(End User Control Panel HTTP)

    Perbedaan antara End User dan Admin Panel akan saya bahas di tutorial selanjutnya. *penulis juga masih belajar utak - atik Webuzo*

  4. Tampilan Login Admin dan Screen Shot End User Control Panel
    Tutorial Membuat VPS Web Server : Halaman Control Panel End User
    Tutorial Membuat VPS Web Server : Halaman Login Admin Webuzo

4. Tutorial Membuat VPS Web Server : Sedikit Tips Administrasi Di Linux Cent OS 6.3


Pastikan folder dan file yang ada dibawah folder www atau public_html ownernya adalah user dari webuzo. Kalau tidak jika ownernya masih root, ketika file atau script diakses akan menyebabkan internal server error 500.

Untuk cek ownership file atau folder bisa jalankan command ls di bawah di bash shell command Cent OS 6.3 nya.
ls - l

Sedangkan untuk mengganti ownership folder dan files bisa menggunakan command chown seperti dibawah ini :
chown -R useradminWebuzo:useradminWebuzo

Nah, setelah empat langkah diatas dilakukan, VPS Web Server sudah bisa digunakan. Setelah itu yang perlu dilakukan adalah, mencoba - coba bagian Administrasi dan End User Control panel Webuzo . Kedepannya saya akan mencoba membuat beberapa tutorial yang berhubungan dengan VPS Web Server yang menggunakan Webuzo LAMP Stack Ini seperti

  1.  Tutorial Membuat VPS Web Server : Pointing Domain Ke Web Server Yang sudah jadi.

  2. Tutorial Membuat VPS Web Server : Mengenal Lebih Dekat Admin panel dan End USer Control Panel Webuzo.

  3. Tutorial Membuat VPS Web Server : Trouble Shooting VPS Web Server yang menggunakan Webuzo LAMP Stack
Ditunggu tutorial selanjutnya ya! :D, Selamat Membaca!

Sumber Gambar : http://webuzo.com/

Membuat VPS Web Server Di Linux Cent OS Itu Mudah

Membuat VPS Web Server Dengan Webuzo LAMP Stack
Membangun VPS Web Server itu ternyata gampang - gampang susah, bahkan untuk seorang pemula seperti saya. Saya enggak ada background serius di Linux sama sekali lho. Bahkan bisa dibilang saya ini anteknya Microsoft. Soalnya hampir tiap hari saya serius bergumul dengan yang namanya C# dan .NET Framework.

Kalaupun mau membuat VPS Web Server, harusnya saya make Windows Dan IIS (Internet Information Service) saja ya :D. Sayang saya lebih percaya pada sistem operasi Linux untuk membangun sebuah VPS Web Server. Lebih stabil dan reliable, apalagi untuk applikasi yang menggunakan bahasa pemrograman PHP.

Pengalaman saya membuat VPS Web Server dengan Webuzo ini sebenarnya disebabkan karena salah satu website saya catperku.info sering down. Website saya yang satu itu udah makin populer saja sepertinya, jadi mau enggak mau harus segera hengkang dari shared server yang resourcenya sering kekurangan karena memang dilimit dari penyedia web hotingnya.

Pencarian penyedia VPS Server untuk membuat VPS Web Sever pun dimulai. Dan.. eng ing eng... alamaak harga VPS Server mahal - mahal,  *hiks* ada yang sebulannya 50 USD  :| *bangkrut*. Sampai akhirnya saya nemu penyedia VPS yang menjual jasa sewa seharga 15 USD (Rp. 150.000). Yah, masih tercoverlah sama  penghasilan bulanan blog catperku.info , meskipun masih minus *hiks* :)

Harga sewa perbulan Rp. 150.000 untuk sebuah VPS itu lumayan murah, apalagi jika melihat spesifikasi VPS yang seperti ini :

  • Teknologi : KVM VDS Server

  • Memori : 1 GB RAM DDR3

  • Disk Space : 25 GB

  • CPU Core : 1 Core (2.0 Ghz)

  • Bandwidth : Unlimited, dengan Port Speed 100 Mbps (Shared)

  • Lokasi Data Center : Dallas, USA

  • Ip Address : 1 IPv4

Dari beberapa spesifikasi diatas RAM 1 GB dan CPU Core 2.0 Ghz sudah cukuplah untuk membangun VPS Web Server yang akan di isi oleh 2-3 blog yang berbasis Wordpress (500-1000 pengunjung per hari). Semoga tidak ada masalah, karena masih beta testing (pertama kali saya make VPS server hasil install dan manage sendiri).

VPS Web Server dengan Webuzo LAMP Stack!


Oke, sekarang mulai dibahas sedikit teknik membuat VPS Web Server dengan Webuzo LAMP Stack *mulai pusing*. Jadi, apa si sebenarnya si Webuzo LAMP Stack ini? Sebelum saya jawab, saya akan menjelaskan kebutuhan mendasar dari sebuah Web Server. Sebuah Web Server di linux, normalnya pasti mempunyai software seperti ini :

  • Linux, tentu saja gak ada OS mana bisa jalan Web Server-nya :|

  • Apache, HTTP Server Software

  • MySql, Database servernya

  • PHP, Semua pasti tahu kalau yang ini, bahasa pemrograman yang bagus untuk membuat applikasi web. Bahkan saya masih suka make PHP meski sudah sering bergulat dengan ASP.NET (Maklum, antek Microsoft)
Sekarang tahu kan maksudnya dari LAMP ini? merupakan singkatan dari Linux, Apache, MySql, dan PHP. Biasanya harus di install satu persatu dari bash command, ribeut bukan? Belum lagi configurasinya! *mulai pusing, mual, hampir muntah*

Untungnya ada webuzo, yang bisa menginstall LAMP Stack di VPS Web Server dengan satu baris bash command.
./install.sh

Tinggal tunggu sambil ngopi, ngobrol sama pacar atau apalah, install si Webuzo untuk membuat VPS Web Server ini cepet kok, sekitar 10 Menitan lah, tergantung spesifikasi Server kalian sih.

Proses Instalasi Webuzo, untuk membangun VPS Web Server

Nah, makin pusing kan? Mual, muntah, bingung? Bagus, kalau pusing berarti keinginan menggebu untuk terus belajar itu ada :) Tenang saja, masih bisa makin pusing lagi kok, masih ada tutorial untuk membuat Web Server dengan Webuzo di Cent OS 6.3 di tulisan selanjutnya :)

Membuat VPS Web Server Di Cent OS Dengan Webuzo LAMP Stack, To Be Continued...

Sumber Gambar : http://webuzo.com/